Workshop Jurnalistik “Mengasah Keterampilan Jurnalistik Pemerintahan”
Program Studi Ilmu Pemerintahan Universitas Jambi (UNJA) sukses menyelenggarakan Workshop “Mengasah Keterampilan Jurnalistik Pemerintahan”, pada 30 Oktober 2025 WIB-selesai. Acara yang berlangsung di Gedung Hexagonal ICA, Lantai 2 Ruang Seminar 2.1. Dalam acara ini menghadirkan salah satu alumni sebagai narasumber yaitu Anggia Nur Raidah, S.IP, yang bertugas di Kehumasan Diskominfo Kabupaten Muaro Jambi. Kegiatan ini diadakan dengan tujuan menumbuhkan kemampuan mahasiswa dalam menulis, menganalisis, dan menyampaikan informasi publik secara transparan, akuntabel, kritis, dan etis.
Kegiatan ini dihadiri sekaligus dibuka oleh Kaprodi Ilmu Pemerintahan Bapak Michael Lega, S.IP., M.I.P., serta dosen dalam lingkungan Prodi Ilmu pemerintahan, dan mahasiswa prodi Ilmu Pemerintahan angkatan 2024. Dalam paparannya, narasumber menekankan pentingnya pemahaman mahasiswa terhadap teknik penulisan press release dengan pendekatan 5W + 1H (What, Who, When, Where, Why, dan How). Metode ini dianggap efektif dalam Menyusun informasi kegiatan pemerintahan agar tetap informatif, objektif, dan mudah dipahami publik.
Dalam era tata kelola pemerintahan yang menuntut transparansi dan partisipasi publik, kemampuan komunikasi menjadi kompetensi strategis bagi calon aparatur dan analis kebijakan. Jurnalistik pemerintahan bukan sekadar praktik menulis berita, tetapi juga merupakan bagian dari komunikasi pemerintahan (government communication) yang berfungsi membangun kepercayaan publik terhadap lembaga pemerintah.



“Menulis press release tidak sekadar melaporkan kegiatan, melainkan menyampaikan pesan kebijakan dengan cara yang sistematis, transparan, dan membangun kepercayaan masyarakat,” ujar Anggia saat memberikan materi.
Yang membuat workshop ini berbeda selain pembekalan teori yang di berikan oleh narasumber, diakhir sesi workshop peserta juga diberi kesempatan untuk melakukan praktik menulis/membuat press release menggunakan media Canva, Power Point, dan media sejenisnya. Ini adalah output dari workshop, melalui sesi ini mahasiswa belajar menerapkan prinsip dasar jurnalistik pemerintahan secara langsung, serta mengasah kemampuan berpikir kritis dan analitis dalam menyusun narasi publik.
Dosen bekerjasama bersama panitia memberikan reward kepada 3 mahasiswa yang berhasil lewat penilaian dalam membuat press release, diantaranya Sabrina Baarcyha, Hadi Pratama, dan Nayla Alya. Ketiga mahasiswa ini berhasil membuat press release dengan desain yang menarik serta sesuai teknis penulisan press release.
Secara akademis, kegiatan ini menjadi wujud nyata dari integrasi antara teori komunikasi pemerintahan dan praktik jurnalistik modern. Kemampuan menulis press release tidak hanya menjadi keterampilan teknis, tetapi juga mencerminkan peran mahasiswa sebagai calon analis kebijakan dan komunikator publik yang mampu mengelola informasi pemerintahan secara bertanggung jawab.
Dalam konteks governance, keterampilan jurnalistik memiliki kontribusi strategis terhadap peningkatan transparansi dan akuntabilitas publik. Melalui penyajian informasi yang akurat dan berimbang, mahasiswa dilatih untuk memahami bagaimana komunikasi publik dapat menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun kepercayaan serta partisipasi warga negara.
Kegiatan workshop ini diharapkan menjadi langkah awal bagi mahasiswa Prodi Ilmu Pemerintahan Universitas Jambi untuk mengasah kemampuan komunikasi publik yang adaptif terhadap era digital. Dengan menguasai teknik jurnalistik pemerintahan, mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami teori pemerintahan, tetapi juga mampu menjadi agen informasi yang profesional, kritis, dan berintegritas dalam menyuarakan nilai-nilai good governance.